Kasus Penipuan Arisan Mama Yona Dilimpahkan ke Mabes Polri

publicanews - berita politik & hukumGrup arisan Mama Yona di Facebook (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kasus penggelapan dana arisan Mama Yona yang ditangani Polres Metro Bekasi akan dilimpahkan ke Mabes Polri. Pasalnya, korban arisan melalu Facebook itu terus berdatangan dan jumlahnya mencapai ratusan.

"Dikarenakan banyaknya korban dari luar daerah yang datang melapor, maka akan dilimpahkan ke Mabes Polri," ujar Kepala Unit Harta dan Benda (Harda) Polres Metro Bekasi AKP Tri Subagja, Selasa (13/2).

Tri mengatakan hingga saat ini belum ada korban dari Bekasi yang melapor. Sementara tempat kejadian perkara di Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Kuasa hukum para korban, Manotar Tampubolon menjelaskan, korban berasal dari luar daerah mencapai 600 orang. "Mereka berasal dari Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, dan Bojonegoro," kata Manotar.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Patriot itu menambahkan, jumlah kerugian yang diderita peserta arisan Mama Yona mencapai Rp 15 miliar.

Arisan yang diketuai Desy Chrisna Yulyani Sitanggang ini menjanjikan keuntungan sebesar 50 persen kepada peserta. Pelaku memperdaya dengan meminta korban bergabung dalam akun grup Facebook Mama Yona.

Anggota grup diminta untuk setor sejumlah uang dengan iming-iming per 10 hari akan mendapat keuntungan 50 persen. Namun, janji tidak pernah dipenuhi.

Dalam kasus ini, Unit Harda Polres Metro Bekasi telah melakukan pemeriksaan terhadap Desy. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top