Polisi Tembak Mati Pencuri Motor Berpistol di Bekasi

publicanews - berita politik & hukumWakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Sam Indradi bersama pemilik motor Yamaha Vixion, M Iqbal saat jumpa pers. (Foto: Publicanews/Putra)
PUBLICANEWS, Jakarta - Petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menembak mati Surya, pencuri sepeda motor bersenjata api. Penjahat asal Lampung itu ditembak karena terlebih dahulu membidik polisi.

Wakil Direktur Reskrimum AKBP Ade Ary Sam Indradi mengatakan, tim tengah melakukan observasi di daerah Cikarang Selatan, Bekasi. Mereka berpapasan dengan dua orang pria yang menaiki motor Yamaha Vixion dan Honda Beat.

Polisi curiga dengan gerak gerik mereka, lalu bermaksud menghentikan pelaku. Namun tiba-tiba Surya mengeluarkan pistol rakitan dan menembakkannya petugas.

"Kemudian anggota membalas tembakan dan mengenai pundak tersangka SW, sementara salah satu pelaku yang menaiki motorBbeat langsung melarikan diri," ujar Ade Ary kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/1).

Akibat tembakan, Surya ini terjatuh dari motornya. Polisi kemudian melarikannya ke Rumah Sakit Polri di Kramatjati, Jakarta Timur. "Namun dalam perjalanan, nyawa SW tidak tertolong," Ade menambahkan.

Semetara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aries Supriyono mengatakan, motor Yamaha Vixion dan tas Surya tertinggal di lokasi. Saat digeledah, polisi menemukan kunci leter 'T', topi warna hitam berlambang Hankam bertulisan 'PNS TNI AD', serta sepucuk pistol revolver berikut 5 butir peluru.

"Kemudian anggota melakukan pengembangan, kita juga melakukan cek fisik motor, diketahui bawa motor tersebut milik warga bernama M Iqbal," ujar Aries.

Polisi kemudian mendatangi alamat rumah Iqbal di Kampung Cijangga, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan keterangan Iqbal, motornya memang hilang.

"Korban saat itu sedang memanaskan motornya, karena mau berangkat kerja. Kemudian ditinggal mandi. Tidak lama setelah itu kembali ke depan rumah motornya sudah hilang," Aries menjelaskan.

Surya teridentifikasi sebagai bagian dari sindikat curanmor kelompok Lampung. Soal topi dengan logo Hankam di tas pelaku, polisi memastikan Surya bukan PNS di kementerian tersebut. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top