Prabowo Minta Pernyataan La Nyalla Diproses Hukum

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dan La Nyalla saat kampanye Presiden 2014. (Foto: kabarbisnis)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kasus mahar politik yang diungkap kader Gerindra La Nyalla Mattalitti berbuntut panjang. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengisyaratkan agar pernyataan La Nyalla tersebut diperoses secara hukum.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mudhajid. "Arahan dari pimpinan akan diproses secara hukum," kata Sodik di Jakarta, Jumat (12/1).

Menghadapi tudingan tersebut, Sodik menambahkan, Pabowo sangat tenang dan meminta masalah ini diproses secara hukum agar masyarakat mengetahui kebenarannya. "Sikap Pak Prabowo ya cool dan tenang saja. Beliau minta kami semua tenang dan jangan reaktif," ujar Sodik.

Sebaliknya, Ketua DPP Gerinda Ahmad Riza Patria berpendapat kasus ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum. Ia berharap tuduhan La Nyala tidak dibesar-besarkan.

La Nyalla Sebut Prabowo Minta Disiapkan Rp 200 M untuk Nyagub

"Kita lakukan silaturahmi, mediasi, melakukan cara-cara untuk menyelesaikan masalah secara mufakat. Saya yakin masalah partai dengan kader bisa diselesaikan mufakat,” kata Riza di Gedung DPR, Senayan, Jumat siang.

Kemarin malam, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkap bahwa ia diminta sejumlah uang untuk nyagub Jawa Timur. "Saya dimintai uang Rp 40 miliar. Uang saksi disuruh serahkan tanggal 20 Desember 2017, kalau tidak bisa saya tidak akan direkomendasi," ujar La Nyalla di sebuah restoran di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Namun pernyataan mantan Ketua Kadin Jawa Timur itu dibantah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Prabowo, kata Wakil Ketua DPR itu, hanya menanyakan kesiapan La Nyalla maju sebagai calon gubernur Jatim dari Gerindra. Kesiapan tersebut termasuk biaya menggerakkan roda partai untuk membantunya dalam kampanye hingga pemungutan suara nanti. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top