LPSK Siap Lindungi Bocah Pelakon 'Video Porno Bandung'

publicanews - berita politik & hukumKetua LPSK Abdul Haris Semendawai (tengah) dalam konferensi pers di kantornya, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (10/1) pagi. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk melindungi bocah pelakon 'video porno Bandung'. Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mengatakan, ia akan mengirim tim ke Bandung.

"Kita akan kirimkan tim ke sana karena menjadi perhatian kami," ujar Abdul Haris di kantornya, kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (10/1).

Menurut Haris, bocah pelakon video tersebut adalah korban. Ia dipaksa melakukan adegan seksual dengan wanita dewasa dengan iming-iming uang.

Penyimpangan seksual itu sengaja direkam di sebuah kamar hotel. Ada dugaan orangtua bocah tersebut tergiur uang sampai-sampai mereka tega 'menjual' anaknya sendiri.

"Ini dengan berbagai bentuk iming-iming termasuk uang sehingga orangtuanya terlibat dalam kejahatan itu," kata Haris.

LPSK, Haris menambahkan, akan tetap berupaya melindungi apapun risikonya, termasuk penolakan dari orangtua si bocah. Ia menegaskan, LPSK punya kewenangan melakukan proteksi.

"Pertama proses hukum harus terus berjalan dan pelaku harus diberikan hukuman berat," ia menjelaskan.

Ia menduga ada jaringan internasional di belakang pembuatan video tak pantas tersebut. Produksi film mesum itu bukan lagi sekadar memperoleh kesenangan, melainkan ada motif komersial. Padahal dampaknya besar bagi korban.

Haris mendesak penegak hukum bersungguh-sungguh menindak. "Kami siap melindungi si anak kalau ada ancaman dari jaringan," ia menambahkan. LPSK juga siap memberikan rehabilitas psikologis. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top