Jamintel Tangkap Buron Tujuh Tahun di Singapura

publicanews - berita politik & hukumKonferensi pers penangkapan buron Bagoes Soetjipto di Kejaksaan Agung. (Foto : Linejakarta)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) menangkap Bagoes Soetjipto Soelyodikoesomo, terpidana tujuh tahun penjara dalam kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur tahun 2008.

Jamintel Jan S Marinka mengatakan, Bagoes dinyatakan buron sejak 2011 silam. Penangkapan Bagoes dilakukan di Apartemen Nusa Perdana, Johor Baru, Malaysia, Minggu (26/11) lalu.

Selama pelarian, ujar Jan, Bagoes selalu berpindah tempat. Terakhir, ia menetap di Malaysia dan menjadi dosen. "Modus melarikan diri sama seperti yang Gayus Tambunan lakukan, yakni menggunakan paspor orang lain atas nama dirinya," ujar Jan dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (29/11).

Jan menjelaskan, Bagoes adalah salah seorang staf ahli di DPRD Jawa Timur. Dalam kasus korupsi P2SEM itu, ia berperan mencari calon penerima bantuan. "Setelah dana tersebut cair, si penerima atau lembaga diperintahkan untuk mentransfer dana tersebut ke rekening yang bersangkutan sehingga negara dirugikan Rp 2 miliar," kata Jan.

Bagoes adalah terpidana di beberapa Pengadilan Negeri di Jawa Timur. Pertama di PN Ponorogo pada 21 April 2011, ia dijatuhi vonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 200 juta serta tambahan membayar uang penganti Rp 295 juta.

Kemudian pada 2 Desember 2010, PN Sidoarjo mengganjar Bagoes dengan hukuman dan denda yang sama seperti vonis hakim PN Ponorogo.

Terakhir, PN Jombang pada 12 Juli 2011 menjatuhkan pidana tujuh tahun penjara dan denda Rp 200 juta serta pidana tambahan membayar uang penganti Rp735 juta.

"Program P2SEM ini tersebar di beberapa wilayah di Jawa Timur sehingga yang bersangkutan disidang di masing-masing PN. Rata-rata hukumannya tujuh tahun penjara,” ujar Jan. (m-02)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top