Belum Ada Perawan di Situs Nikahsiri.com

publicanews - berita politik & hukumPeluncuran Partai Ponsel yang salah satu programnya adalah lelang keperawanan di nikahsirri.com. (Foto: Facebook)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penetapan tersangka Aris Wahyudi, pemilik situs Nikahsirri.com, dinilai terlalu buru-buru. Meski memiliki 5.000 orang pendaftar, kesemuanya adalah laki-laki.

Henry Indraguna, kuasa hukum Aris, mengatakan kliennya tidak pernah memperjualbelikan perawan lewat situs yang dikelolanya.

Namun Henry mengakui dalam situs tersebut ada tawaran pelelangan perawan. Pada kenyataannya tidak pernah terjadi lelang semacam itu. “Itu hanyalah strategi marketing agar menaikkan pengunjung,” katanya.

“Cuma gimmick saja, biar banyak yang datang, buktinya kan sampai sekarang perawannya enggak ada, lelangnya juga enggak ada," Henry menambahkan.

Sementara soal uang mahar, Henry kembali membantah. Uang Rp 5 juta yang disita polisi merupakan uang pendaftaran dari 5.000 orang.

Henry meminta polisi menangguhkan penahanan bagi pria yang mendirikan Partai Ponsel itu. Pertimbangannya karena Aris menjadi tulang punggung kehidupan keluarga.

"Siapa yang memenuhi kebutuhan anak istri. Selama ini mereka masih ngontrak," kata Henry di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/10).

Polisi menjerat pemilik situs Nikahsirri.com itu sebagai tersangka atas dugaan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang pornografi, perlindungan anak, dan perdagangan orang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top