Diduga Korupsi Dana Parpol dan Selingkuh, Ketua PDIP Kutim Belum Tersangka

publicanews - berita politik & hukumKetua DPC PDIP Kutim Agiel Suwarno. (Foto: bontangpos)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polres Kutai Timur (Kutim) didesak agar segera menetapkan Ketua DPC PDIP Kutim Agiel Suwarno sebagai tersangka.

Desakan itu disampaikan Lembaga Kajian dan Investigasi Nasional (LKIN). Wakil Ketua Umum LKIN Raden Arif Budiman mengatakan, terdapat beberapa dugaan tindak pidana yang dilakukan Agiel, yang menduduki Ketua Komisi A bidang Pemerintahan DPRD Kutim, itu.

Selain penyalahgunaan dana bantuan parpol untuk PDIP, Agiel juga dilaporkan atas dugaan pemalsuan tanda tangan sejumlah pengurus DPC PDIP.

"Polres Kutim harus segera menetapkan saudara Agiel sebagai tersangka atas dua kasus tersebut," kata Arif saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (12/10).

Arif menegaskan, jika Polres Kutim tidak segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan sejak April 2017 lalu, LKIN akan membawa persoalan ini ke Mabes Polri.

"Buktinya kan jelas, ada LPJ fiktif penggunaan dana bantuan parpol dari 2014 sampai 2016," Arief menambahkan.

Agiel dilaporkan ke polisi oleh Sekretaris DPC PDIP Kutim Suyono. Menurut Suyono, Agiel tidak pernah berkoordinasi dengan anggota partai dalam pengelolaan keuangan, khususnya bantuan yang diterima dari Pemkab Kutim.

Dugaan penyelewengan anggaran terjadi sejak tahun 2014, yakni sebesar Rp 37,4 juta. Tahun 2015 berkisar Rp 44,9 juta, dan tahun 2016 sebesar Rp 44,9 juta. Total Rp 127,4 juta lebih.

Agiel juga dilaporkan istrinya Ana Wulandari atas tuduhan penelantaran dan perselingkuhan. Dalam surat bernomor B/762/IX/2017/reskrim tertanggal 20 September, Polres Kutim telah memanggil saksi seorang wanita, Puji Kinasih, untuk dimintai keterangan.

Sampai berita ini diturunkan, Agiel belum bisa dimintai konfirmasi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top