Jakarta

Petugas PLN Gadungan Raup Jutaan Rupiah

publicanews - berita politik & hukumKonfrensi pers pengungkapan kasus petugas PLN gadungan di Polda Metro Jaya, Kamis (12/10). (Foto: netralnews)
PUBLICANEWS, Jakarta – Petugas PLN gadungan Dirman alias Sudin (31) meraup jutaan rupiah dalam 18 kali aksi penipuannya. Wilayah operasinya adalah Jakarta Pusat dan Barat.

Kasubbid Penmas Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyengneng mengatakan, pelaku melakukan aksinya pada Agustus hingga Oktober 2017. Modusnya adalah dengan menawarkan mutasi meteran listrik lama ke sistem token.

"Pelaku selalu mendatangi rumah korban dengan menggunakan ID card dan surat tugas palsu," ujar Gede di Polda Metro Jaya, Kamis (12/10).

Gede menjelaskan, Dirman mencari calon korbannya secara acak. Bila dilihat rumah calon korban masih pakai meteran lama, ia menawarkan diganti dengan token.

Untuk mengganti meteran listrik yang baru, Dirman mematok biaya Rp 850 ribu dan mewajibkan calon korbannya membayar biaya asuransi sebesar Rp 450 ribu, sehingga total biaya yang diminta sejumlah Rp 1,3 juta. "Dari 18 korban itu, pelaku sudah mengumpulkan duit Rp 10 juta," Gede menambahkan.

18 Kali Tipu Pelanggan, Pegawai PLN Diringkus

Pelaku kemudian memberikan kwitansi bukti pembayaran kepada korban. Ia menjanjikan pemasangan meteran listrik dengan token paling lama sepekan setelah pembayaran. "Setelah mendapatkan uang dari korban, pelaku langsung melarikan diri tanpa kabar," ujar Gede.

Terkait hal itu, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan mengatakan pihaknya tidak pernah menjual kotak token. "Kami juga tidak pernah menjual apa pun, baik berupa peralatan untuk menghemat atau boks kWh meter, itu bukan dari PLN," kata Ikhsan.

Ichsan memastikan PLN tidak pernah melakukan transaksi di rumah pelanggan. Mutasi kwh juga gratis, pelanggan hanya perlu membeli token. Ia meminta kepada pelanggan yang curiga jika ada petugas PLN ke rumah mengontak nomor telepon pengaduan 123. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top