Ketua DPN Peradah Pastikan Laporannya Terhadap Eggi Sudah Diubah

publicanews - berita politik & hukumKetua DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia, Suresh Kumar. (Foto: Twitter/@peradah)
PUBLICANEWS, Jakarta – Ketua DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Suresh Kumar, kembali mendatangi Bareskrim Polri. Kedatangannya untuk menanyakan berkas perubahan laporan yang diajukannya terhadap Eggi Sudjana.

"Karena kita mau ubah ke (pasal) 156 a (KUHP), makanya di sini. Kalau ITE di (Direktorat) Siber. Laporan kita sudah sampai sini di Direktorat Tindak Pidana Umum. Sudah di sini berkasnya," kata Suresh di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Suresh sebelumnya melaporkan Eggi atas sangkaan melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun ia kemudian mengubah laporannya dengan sangkaan Pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama.

Ia mengaku tak gentar dengan ancaman Eggi yang telah melaporkan balik dengan tuduhan pencemaran nama baik.

"Tidak, kami tidak cabut. Kami datang untuk pastikan itu (laporannya) sudah diproses, dan benar sudah. Sehari atau dua hari lagi akan ada pemanggilan untuk pemeriksaan," ujar Suresh

Laporan terhadap Eggi, Suresh menambahkan, tidak terkait dengan sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK) perihal Perppu Ormas katrena Eggi tidak menyebut nama agama yang bertentangan dengan Pancasila.

"Nah statemennya yang diwawancara itulah yang disebut merek (nama agama). Alasannya sesuai dengan video yang kita lihat, ajaran-ajaran yang tidak sesuai Pancasila akan dibubarkan. Nah beliau sebut merek kan, Kristen, Hindu, Buddha," ia menjelaskan.

Vuideo yang dimaksud adalah wawancara Eggi dengan wartawan usai sidang perdana uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017, 18 September. Saat itu Eggi mengatakan tidak ada ajaran selain Islam yang sesuai dengan Pancasila. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top