Nihil, Pemeriksaan CCTV Penyerang Novel di Australia

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polda Metro Jaya meminta bantuan kepolisian Australia guna mengungkap rekaman CCTV penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.

Tetapi, tak membuahkan hasil alias nihil. Apa yang terungkap dari CCTV tetap sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan kepolisian tanah air.

"Dan hasilnya tetep kita tidak bisa lihat dengan jelas, tetep sama dengan apa yang kita analisa di Indonesia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Bandara Soetta, Cengkareng, Selasa (15/8).

Sebelumnya, penyidik sempat optimis bila rekaman tersebut diperiksa di Australia akan membuka titik terang.

Meski demikian penyidik belum berencana minta bantuan kepada negara lain. "Nanti tunggu penyidik ya," Argo menambahkan.

Sementara saat pemeriksaan di Singapura, Novel belum diperlihatkan sketsa wajah terduga pelaku yang dimiliki polisi.

"Belum ya, karena ini pemeriksaannya belum selesai. Kita akan lakukan pemeriksaan kembali," ujarnya.

Argo menambahkan pemeriksaan Novel di Singapura baru pertama kali dilakukan semenjak Kapolda Metro Jaya dijabat Irjen Pol Idham Azis.

Menurut Argo tidak menjadi masalah anadikan penyidik yang dikerahkan dalam kasus Novel ini berbeda dari tim sebelumnya.

"Mau pergantian penyidik kayak apa nggak masalah. Kalau ganti kapolda pun tetep lanjutin toh, masa nggak boleh, boleh-boleh aja," ia menambahkan.(imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top